Lima moge supermahal ini, hanya diproduksi 10 unit dan ada pula dibatasi sampai 100. Sampai sekarang belum ada laporan berapa unit dari moge supermahal ini yang terjual. Kelima moge tersebut adalah:

Diperkenalkan pada 2003 oleh DaimlerChrysler. Waktu itu, tidak disebutkan harganya. Namun, media memperkirakan 250.000 dollar AS. Pasalnya, biaya produksi per unit 200.000 dollar AS. Namun allpar.com , situs remis Dodge yang mengutip kantor berita Reuter menginformasikan, Neiman Marcus membeli 10 unit moge dengan harga satu unit 550.000 dollar AS (Rp 6.051.650.000).
Untuk mesin, tak ada yang bisa mengalahkannya. Kapasitas total mesin 8,3 liter yang terdiri dari 10 silinder dengan konfigurasi V. Mesin ini dicomot dari supercar Dodge Viper yang dibanggakan Chyrsler pada awal 1990-an.
Diklaim mampu mencapai kecepatan 640 km/jam dengan beratnya total 680 kg. Keunikannya, punya suspensi independen 4-roda. Kedua roda depan dan belakang dipasang tandem sehingga konfigurasi roda-rodanya mirip dengan ATV. Akselerasi 0–96 km/jam hanya 2,5 detik (ada yang memperkirakan di bawah 2 detik). Dikabarkan motor tidak boleh digunakan di jalan raya umum! Karena itu pula nasib moge ini sekarang tidak begitu jelas.
Tahun lalu muncul tiruannya yang dibuat di China. Mesin yang digunakan 150 cc dan ditawarkan dengan harga 1.400 dollar AS (Rp 15.575.000). Namanya KMD Tron. Kini juga dijual di Amerika dengan harga 1.180 dollar AS atau Rp 13.216.500.
Ke-2: Ecosse Titanium Series

Kehebatan Ecosse Titanium Sereies RR Limited Edition sehingga dihargai seperti di atas lantaran seluruh sasisnya dibuat dari titanium. Begitu juga dengan kedua knalpotnya. Seluruh bodi dibuat dari serat karbon yang dilapisi dengan pernis. Desainnya dianggap inovatif dan dibuat dalam jumlah terbatas. Bobotnya 400 kg.
Mesin yang digunakan, V2 berkapasitas 2.150 cc, dilengkapi supercharger, intercooler dan menggunakan sistem injeksi bahan bakar untuk pasokan bahan bakar. Seluruh mesin disepuh dengan krom sehingga penampilannya eksklusif dan mengkilap. Tenaga yang dihasilkan 200 PS dengan torsi 29 kgm.
Teknologi lain yang menyebabkannya mahal adalah shockbreaker ?hlin yang bisa disetel dan biasanya digunakan untuk superbike. Rem depan dan belakang menggunakan billet ISR dengan 12 kampas.
Fitur khusus lainnya eksklusif lainnya, sadel yang empuk dan ergonomis, dapat disetel plus nomor seri yang diukir pada klem stang dan pelat nomor. Roda moge ini juga dibuat dari serat karbon yang dilapisi vernis.Tambahan lain adalah aksesori mewah, jam BRM yang dirancang sesuai dengan desain dan warna Ecosse Titanium.
Ke-3: Macchia Nera Concept Bike

Dari namanya sudah diketahui asal usulnya. Motor ini menggunakan mesin Ducati 998RS. Merupakan karya para perancang dan insinyur Italia yang ingin menciptakan motor dengan teknologi sangat hebat, ringan dan mahal. Tujuannya untuk menjadikan motor ini sebagai the ultimate track bike dengan konsep: indah-sederhana dan sederhana-indah.
Mesin Testastretta dipasang pada rangka yang dibuat dari logam ringan, yaitu campuran titanium dan aluminium. Dilihat dari samping, rangka Macchia Nera terlihat seperti tali-temali mengikat mesin. Dirancang minimalis sebagai naked bike, tetapi dari segi estetika dinilai mengagumkan. Motor ini tidak diproduksi secara massal. Namun, bila ingin memilikinya bisa dipesan. Syaratnya, tentu saja menyediakan uang lebih dari Rp 2,35 miliar. Orang menyebut sepeda motor ini sebagai mainan mahal.
Ke-4: MTT Gas Turbine Superbike

Motor ini tidak hanya mahal, juga cepat. Rekor tercepat sepeda motor berdasarkan Guiness World Book Record dipegang oleh motor ini. Karena itu pula moge ini dijuluki "Most Powerful Motorcycle Ever to Enter Series Production".
MTT juga punya mesin yang berbeda dibandingkan moge lainnya. Moge ini menggunakan mesin turbin Roll Royce Allison seri 250, yang mampu menghasilkan tenaga 320 @52.000 rpm dan torsi 59 kg-m @2.000 rpm , transmisi 2 kecepatan otomatis dan rangka dari aluminium. Beratnya cuma 227 kg. Menurut MTT, sang pembuat dari Lousiana, kalau mesin dimodifikasi, tenaga sepeda motor ini bisa mencapai 420 PS dan torsi 69 kg-m.
Motor ini diselimuti fairing dari serat karbon. Di belakangnya dipasang kamera, sedangkan di depan dilengkapi dengan mata radar laser. Untuk menghidupkan mesinnya, cukup menyentuh tombol Smart Start.
Ke-5: MV Agusta F4 CC

Sepeda motor ini dirancang sendiri oleh Claudio Castiglioni, Direktur MV Agusta, Varese Italia. Ia ingin menciptakan sepeda motor spektakuler untuk memenuhi strategi pemasaran sembari membuat versi yang benar-benar khusus dan unik.
Sepeda motor ini menggunakan inisial namanya "CC". Prestasinya, mampu dikebut sampai 315 km/jam. Mesinnya berkapasitas 1.078 cc dan menghasilkan tenaga 198 PS. Dibandingkan dengan moge untuk MotorGP, MV Agusta F4 CC jelas kalah telak.
Setiap motor ini diberi pelat platinum yang ditempatkan di atas tengah setang yang memperlihatkan nomor model dari 1 sampai 100. Dengan cara ini, pemilik punya nilai khusus, yaitu eksklusivitas dan hanya dimiliki segilintir orang. Motor ini juga dinilai sebagai mahakarya perusahaan tersebut.

9. College of Visual Arts – 172 Students

8. Burlington College – 168 Students

7. Art Academy of Cincinnati – 156 Students

6. Bryn Athyn College of the New Church – 155 Students

5. Lyme Academy College of Fine Arts – 151 Students

4. Sterling College – 105 Students

3. Thomas More College – 84 Students

2. Shimer College – 81 Students

1. Alaska Bible College – 38 Students

10. Ratu Mary I
Mary adalah anak tunggal raja Henry VIII dan Catherine dari Aragon. Ratu yang lahir pada 1516 mewarisi mahkota kerajaan setelah kematian Edward VI dan penghapusan Hari Sembilan Ratu-Lady Jane Grey. Maria dikenal sebagai pemimpin yang berusaha keras mengembalikan Inggris kepada agama Katolik.
Di masa pemerintahannya, banyak umat Protestan terkemuka yang dieksekusi, sehingga membuat nama Mary dikenal sebagai "Mary Berdarah". Ancaman tiang gantungan memaksa lebih dari 800 umat Protestan meninggalkan Inggris. Karena kekejamanannya, Mary I disejajarkan dengan Ratu Elizabeth I. Dia meninggal pada 1558.
9. Myra Hindley
Myra Hindley dan Ian Brady, dua orang yang paling bertanggung jawab terhadap pembunuhan warga ‘Moor’ di daerah Manchester Inggris pada pertengahan 1960. Wanita yang lahir pada 1942 bertanggung jawab atas penculikan, pelecehan seksual, penyiksaan dan pembunuhan terhadap tiga anak di bawah usia dua belas tahun dan dua remaja, masing-masing berusia 16 dan 17 tahun.
Kunci yang ditemukan di tangan Myra menjadi bukti yang memberatkan termasuk rekaman jeritan saat salah satu korban diperkosa sebelum dibunuh. Meski mendapat hukuman penjara hingga hari-hari terakhirnya, Myra masih menunjukkan sikap sombong yang jadi ciri khasnya. Dia meningggal pada 2002.
8. Isabella Castile
Isabella I dari Spanyol, dikenal sebagai pelindung dari Christopher Columbus. Bersama suaminya, Ferdinand II dari Aragon, Isabella bertanggung jawab untuk menyatukan Spanyol di bawah pemerintahan cucu mereka, Carlos I.
Untuk mendorong unifikasi, Isabella menunjuk Tomás de Torquemada sebagai Inkuisitor Agung yang melakukan inkuisisi tahap awal. Bertepatan dengan 31 Maret 1492 yang menandai Keputusan Alhambra, negara melakukan pengusiran atau memaksa pemeluk Yahudi dan Islam berganti agama menjadi Katolik. Sekitar 200 ribu orang meninggalkan Spanyol. Sisanya memilih bertukar kepercayaan yang kemudian dianiaya inkuisitor.
Pada tahun 1974, Paus Paulus VI membuka peluang bagi Isabella untuk proses beatifikasi. Hal ini menempatkan wanita yang lahir pada 1451 dan meninggal tahun 1504 menjadi seorang santa. Gereja Katolik menjulukinya sebagai Pelayan Tuhan.
7. Beverly Allitt
Julukan ‘Malaikat Kematian’ disandang pembunuh berseri paling terkenal di Inggris ini. Wanita kelahiran 1968 bekerja sebagai perawat anak, dan bertanggung jawab atas pembunuhan empat anak dan cedera serius lima orang yang ada dalam perawatannya.
Modus yang ia pakai menghabisi nyama korbannya adalah suntikan insulin atau kalium yang memicu serangan jantung, dan membuat korban tidak bernapas tanpa menyadarinya. Walaupun divonis bersalah atas sembilan kasus, Allit masih bisa menyerang 13 anak selama lima puluh delapan hari sebelum tertangkap.
Allit tidak pernah berbicara mengenai motifnya melakukan kejahatan. Tapi gangguan kepribadian sindrom Munchausen disebut-sebut sebagai penyebab tindakan brutalnya.
6. Belle Gunness
Wanita keturunan Norwegia yang lahir pada 1859 adalah salah satu pembunuh berantai wanita paling berbahaya. Tubuhnya yang tinggi kekar memungkinkan wanita ini membunuh kedua suami dan anak-anaknya dalam waktu berbeda.
Dia juga menghabisi orang yang mendekati, pacar, dan orang dua putrinya, Myrtle dan Lucy. Motif perilaku kejam Gunnes akibat keserakahan, karena kekasihnya mencuri aset dan asuransi jiwa yang dijadikan sumber pendapatannya.
Dilaporkan, korbannya mencapai 20 orang selama beberapa dekade. Laporan lain bahkan menyebut angka lebih dari 100 orang. Cerita seram kekejaman Belle kemudian menjadi cerita rakyat tentang dongeng kriminal AS. Gunnes meninggal pada 1931.
5. Mary Ann Cotton
Petualangan wanita asal Inggris Mary Ann Cotton, sebagai pembunuh berantai lebih awal 30 tahun dibandingkan Gunnes. Lahir pada 1832, ia lalu menikah pada usia 20 tahun dengan William Mowbray. Keduanya menetap di Plymouth, Devon dan memiliki lima anak. Empat di antaranya meninggal karena ‘demam lambung’ dan ‘sakit perut’.
Mereka kemudian pindah dan melahirkan tiga anak lainnya. Sang suami kemudian meninggal setelah menderita ‘gangguan usus’ pada Januari 1865. Suami keduanya, George Ward, dan satu dari anaknya meninggal karena masalah yang sama.
Surat kabar setempat menemukan Mary Ann beraksi di Inggris utara, dan telah kehilangan tiga orang suami, beberapa orang kekasih, teman, ibu dan belasan anak karena gangguan perut. Seluruh kematian itu diduga akibat racun arsenik yang sengaja ditabur Ann ke makanan mereka, demi menerima asuransi. Atas kasus itu, Ann dihukum gantung di Durham County Gaol, 24 Maret, 1873.
4. Ilse Koch
Julukannya menyeramkan, "Die Hexe von Buchenwald" atau sang penyihir dari Buchenwald. Ilse adalah istri Karl Koch, komandan kamp konsentrasi Buchenwald pada 1937-1941, dan Majdanek pada 1941-1943. Karena kekuasaan yang diberikan sang suami, Ilse menikmati kekejaman, penyiksaan.
Sebagai kenang-kenangan, ia memerintahkan untuk mengambil tato dari para tahanan yang dibunuh. Setelah membangun arena olahraga indoor pada tahun 1940, dengan mengorbankan 250 ribu narapidana, Ilsa dipromosikan menjadi Oberaufseherin atau ‘pengawas kepala’ beberapa wanita penjaga di Buchenwald. Dia bunuh diri dengan menggantung diri di penjara wanita Aichach pada tanggal 1 September 1967.
3. Irma Grese
Salah satu produk Nazi berjuluk "Pelacur dari Belsen" ini adalah penjaga kamp-kamp konsentrasi di Ravensbrück, Auschwitz dan Bergen-Belsen. Dia dipindahkan ke Auschwitz pada 1943, dan dipromosikan menjadi Supervisor senior di akhir tahun.
Wanita kelahiran 1923 ini bertanggung jawab atas kematian lebih dari 30 ribu tahanan wanita Yahudi. Karyanya yang terkenal kejam diantaranya menjadikan tahanan sebagai mangsa anjing kelaparan, kekerasan seksual, penembakan, pemukulan sadis dan kamar gas.
2. Katherine Knight
Wanita Australia pertama yang dihukum tanpa pembebasan bersyarat. Katherine Knight yang lahir 1956 memiliki sejarah kekerasan dalam hubungan dengan pasangan. Dia menghaluskan gigi palsu mantan suaminya, John Charles Thomas Price, dan mengiris leher anjing di hadapan suaminya.
Drama ini berakhir saat Knight menusuk Price hingga tewas menggunakan pisau daging. Price ditusuk sedikitnya sebanyak 37 kali, dari depan, belakang, dengan banyak luka yang menembus di bagian organ vital.
Bagian-bagian tubuh pria nahas tersebut diolah berbagai jenis masakan, dari sup, panggang, hingga melengkapi saus sayuran sementara bagian lain ia gantung di pintu.
1. Elizabeth Bathory
Countess Elizabeth Bathory dianggap sebagai pembunuh berantai paling terkenal dalam sejarah Hongaria dan Slovakia. Rumor beredar selama bertahun-tahun tentang hilangnya gadis petani yang bekerja di istana Bathory.
Desas-desus mengenai wanita kelahiran 1560 tersebut sampai ke Raja Mathias II, yang lalu mengirim utusan ke ke Castle Csejthe. Akhirnya ditemukan kekerasan dalam istana sang Countess. Satu gadis tewas, dan lainnya ditemukan sekarat, terluka atau terkunci.
Kekejaman Bathory termasuk pemukulan parah selama periode yang lama, penggunaan jarum, membakar atau mutilasi tangan, kadang-kadang wajah dan alat kelamin, mengelupas daging dari wajah, lengan dan bagian tubuh lainnya, dan membuat korban kelaparan.
Jumlah korban diperkirakan mencapai ratusan selama 25 tahun. Namun sang Countess tidak pernah dihadapkan pada pengadilan karena status sosialnya. Dia dikucilkan sebagai tahana rumah hingga kematiannya pada 1914








