
Dalam data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip, Senin (15/8/2011), kreditur terbesar utang pemerintah adalah Jepang dengan nominal utang Rp US$ 31,51 miliar atau 45,4% dari total utang luar negeri pemerintah yang jumlahnya US$ 69,4 miliar.
Berikut daftar utang luar negeri pemerintah:
1. Bilateral
- Jepang US$ 31,86 miliar (45,4%)
- Perancis US$ 2,8 miliar (4%)
- Jerman US$ 2,55 miliar (3,7%)
- ADB US$ 10,81 miliar (15,6%)
- Bank Dunia US$ 11,36 miliar (16,4%)
- IDB US$ 430 juta (0,6%)
3. Bilateral lainnya US$ 9,69 miliar (13,9%)
4. Mulilateral lainnya US$ 240 juta (0,4%)
Utang pemerintah Indonesia sampai Juli 2011 terdiri dari pinjaman US$ 69,4 miliar dan surat berharga US$ 134,3 miliar.
Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 6.422,9 triliun, maka rasio utang Indonesia per Juni 2011 tercatat tetap sebesar 26,9%.
4. Mulilateral lainnya US$ 240 juta (0,4%)
Utang pemerintah Indonesia sampai Juli 2011 terdiri dari pinjaman US$ 69,4 miliar dan surat berharga US$ 134,3 miliar.
Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 6.422,9 triliun, maka rasio utang Indonesia per Juni 2011 tercatat tetap sebesar 26,9%.