http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/pye_s3t6DGNUV6wJFDyXYA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yNTY7cT04NTt3PTUxMg--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/Inilah/1536902.jpg

Pembuluh koroner mumi putri Ahmose-Meryet-Amon Mesir yang hidup 1550-1580 Sebelum Masehi (SM) ini, seluruh tubuhnya divisualisasikan menggunakan pindai tomografi komputer. Hasil pindai menunjukkan, putri ini meninggal dunia saat berusia 40 tahun.

Pada pembuluh koroner putri ini, dua dari tiga di antaranya memiliki atherosclerosis. Kepala Penyelidik Dr Gregory S Thomas dari University of California mengatakan, “Seharusnya putri ini menerima bedah bypass.”

Awalnya peneliti mengira atherosclerosis hanya bisa ditemui di kehidupan modern namun jelas atherosclerosis juga muncul 3.500 tahun silam. Menurut Thomas, pola makan mungkin menjadi faktornya.

“Pola makan putri ini tak umum di Mesir. Sebagai bagian keluarga kerajaan, ia pasti makan makanan mewah (daging dan sejenisnya), dan makanan yang mengandung banyak garam yang bisa menimbulkan serangan ini,” tutupnya.



BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT LAINNYA DIBAWAH INI :



Posting Komentar