1. Dvorak

DvorakPertama kali ditemukan oleh August Dvorak seorang Profesor dari Universitas Washington pada tahun 1936 dan berhasil memantenkan hasil karya yang namanya berasal dari nama belakangnya. Layout keyboard Dvorak didesain untuk mengimplementasikan pemecahan masalah yang ditemukan August pada keyboard QWERTY.


August membagi tugas pengetikan lebih merata di kedua tangan karena dirinya merasa bahwa keyboard QWERTY terlalu bergantung pada tangan kiri dalam penggunaannya padahal kebanyakan orang tidak kidal. Namun tidak hanya karena masalah tersebut, menurutnya 82 persen pengerjaan pengetikan lebih menekankan pada barisan atas dan bawah saja serta keyboard QWERTY tidak mendistribusikan semua pengerjaan disemua jari secara merata. Keyboard Dvorak didesain untuk melakukan tekanan keyboard maju dan mundur dengan lebih cepat dan lebih efisien. Dvorak berfokus pada gerakan dari jari terluar yakni dari kelingking ke bagian jari paling belakang yakni ibu jari.
(Coba gerakan jari berurutan dari kelingking sampai ibu jari saat menyentuh meja).

Sebelum menciptakan keyboard ini Dvorak sudah melakukan penelitian mengenai frekuensi dan memahami bagaimana gerakan tangan saat melakukan penggetikan. Hasilnya? Ditemukan bahwa keyboard jenis ini lebih menghasilkan ketikan yang lebih cepat, sedikit salah dan lebih mudah dipelajari dibanding QWERTY. Untuk berbagai penelitian, jelas keyboard Dvorak menang melawan keyboard QWERT, namun kenapa kita masih menggunakan QWERTY itu sendiri? Salah satu alasannya adalah waktu.

Ketika keyboard Dvorak diperkenalkan, sesuatu yang disebut Great Depression terjadi, sehingga orang tidak ingin membuang-buang uangnya dengan membeli mesin ketik yang baru. Namun faktor yang paling besar menjegal keyboard Dvorak adalah QWERTY merupakan konsep keyboard yang sudah diterima sejak bertahun-tahun lamanya apalagi sekarang jarang sekali komputer dan laptop yang tidak menggunakan layout QWERTY untuk keyboadnya.

2. QWERTZ

QWERTZAnda akan menemukan layout QWERTZ digunakan di negara yang biasa menggunakan bahasa Jerman. Layout ini memindahkan huruf Y menjadi huruf Z karena dua hal. Yang pertama huruf Z lebih banyak digunakan di bahasa Jerman dan yang kedua karena biasanya dalam bahasa Jerman huruf T dan Z selalu muncul secara bersamaan. Layout keyboard seperti ini dikembangkan di berbagai negara yang ingin mengadaptasi keyboard yang biasa dioperasikan dengan cara penulisan bahasa dalam negara tersebut.

3. FITALY


FitalyJuga lebih dikenal dengan sebutan keyboard satu tangan. Keyboard Fitaly lebih menekankan pada pengetikan satu tangan menggunakan stylus maupun sentuhan jari. Keyboard ini diciptakan untuk meminimalisir gerakan tangan maupun stylus saat melakukan pengetikkan di telepon gengam. Keyboard Fitaly terdiri dari lima baris huruf dan setiap barisnya memiliki tidak lebih dari enam huruf. Huruf yang biasa digunakan secara terus menerus diletakkan bagian tengah yakni huruf N dan E.

4. FrogPad


FrogPadKeyboard Frogpad didesain itu memberikan semua fungsi yang diberikan oleh keyboard ukuran besar dalam bentuk yang lebih kecil dan imut. Keyboard ini mudah digunakan oleh orang yang bertangan kidal maupun normal. Pembuat Frogpad mengkalim bahwa keyboard jenis ini sangat bagus digunakan untuk orang yang memiliki keterbatasan pada tangan maupun lengan serta mengurangi rasa pegal yang dirasakan di leher, punggung dan bahu ketika menggunakan keyboard QWERTY.

5. Keyboard Fast Finger


Fast FingerMemang QWERTY tidak akan mudah untuk digantikan, namun tidak semua orang memiliki kemampuan dan kebiasaan mengetik menggunakan QWERTY. Jika hal ini terjadi pada orang tua kita atau orang yang tidak pernah mengetik pasti tidak akan mudah menggunakan keyboard QWERTY, sehingga penggunaan keyboard jenis Fast Finger akan terasa lebih mudah dioperasikan. Muncul dengan dua modus yakni modus keyboard QWERTY biasa dan modus keyboard abjad yang berurutan mempermudah bagi orang yang baru mengenal cara mengetik. Keyboard jenis ini juga dilengkapi dengan tombol dengan singkatan yang biasa dipergunakan di bahasa inggris seperti ASAP, BTW, FYI, THX dan sebagainya.


BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT LAINNYA DIBAWAH INI :



Poskan Komentar